Suram memaknai hariku
Seolahku diutus surat cinta
Bahwa mentari akan menjelma
Sepanjang musimku bercinta
Bertiga berkenalan jauh ke rimba
Meredah samudera berpenunggu tunggal
Tempat dituju tiada beza
hanya cara masing-masing tentu
Tiada dayaku menyedarkan
Tiada kesempatanku jelaskan
Terpulang nuansa jiwa dianugerah
Kau, Aku sama tapi berbeza kita
Persis air takkan putus talinya
Kesabaran batu kian terhakis
Ibtidaku tetap jadi satu
Takkan berganjak walau diasing
Kualunkan melodi riang
Kunyanyikan ia tidak lagi bening
Sinarku harapkan pasti menyusul
Bertahanlah menahan penderita
Selagi dunia masih bersisa
Sg Chongkak
14 Julai 2013
Sunday, 14 July 2013
Saturday, 13 July 2013
Acuan Cinta
Bergolak kalbu ini
Seakan putus talinya
Walau hanya seketika
Mendengar kau berbicara
Bicaramu penuh makna
Membuka retro kisah hidupku
Kumenunggu dengan rela
Walau tersiat umur dunia
Bahasamu kubawa melodinya
Kesegenap pelusuk jiwaku
Membasah senyum menguntum rindu
Kontang pasti berlalu pergi
Kuyakini inilah acuannya
Kuhasrat inilah khatamnya
Untuk keluar dari gelita jiwa
Yang selama ini membelenggu
Kubiarkan kau melewati
Saat yang telahku bazirkan
Tiada gundah gulana
Acuan cintaku sebenarnya Dia
Dialah selamanya tautan dijiwa..
$ Julai 2013 KL
Seakan putus talinya
Walau hanya seketika
Mendengar kau berbicara
Bicaramu penuh makna
Membuka retro kisah hidupku
Kumenunggu dengan rela
Walau tersiat umur dunia
Bahasamu kubawa melodinya
Kesegenap pelusuk jiwaku
Membasah senyum menguntum rindu
Kontang pasti berlalu pergi
Kuyakini inilah acuannya
Kuhasrat inilah khatamnya
Untuk keluar dari gelita jiwa
Yang selama ini membelenggu
Kubiarkan kau melewati
Saat yang telahku bazirkan
Tiada gundah gulana
Acuan cintaku sebenarnya Dia
Dialah selamanya tautan dijiwa..
$ Julai 2013 KL
Friday, 5 July 2013
Lampu Alam
Kumemandang
Terus
Dengan Kuasa Kerdipan
Tak Jemu Menyuluh
Siang Malam Bersilih
Tak Berganjak Berpaling
Duhai Lampu
Dudukmu Angkuh
Gayamu Ampuh
Mencoba Merahmati
Sekalian Yang Alpa
Gemilanglah Dikau
Dikala Alam Gulita
Ditabir Silau Mata
Dikala Bercahaya Ceria
Kaulah Harapanku
Antara Nampak Dan Tidak
Kaulah Nafasku
Sentiasaku Butuhkan
Walau Tak Sinar Dimata
Dibalik Awan Kan tetap
Kau Terangi Aku.
10 April 2013 KL
Piatu Alam Fana
Berdetak
Sayu
Hatiku Pilu
Mengenang Nasib
Aku Sang Piatu
Dikembara sayu
Sepi bertalu
Dibuli Hiba
Dinodai Kuberdosa
Tuhanku Pimpinlah
Aku Jauh Dari Disuluh
Aku Yatim Di Alam Fana
Menanti Belasmu Ehsan
Mendamba Maghfirahmu
Segala Kejadian
Tercipta Satu Rasa
Percaya Pada Kuasa
Diri Jangan Kecewa
Tak Terbanding
Yang Arif Juga Yang Muallim
Aku Hanya Insan Hina
Piatu Di Alam Fana.
Mac 2013 KL
Subscribe to:
Comments (Atom)

