Saturday, 24 August 2013

sePETANG sePERJALANAN



Sejauh perjalanan di petang ini
Bertemankan alunan zikir angin
Menyemarakkan kawanan awanan
Berpakat teguh menyeliputi mentari

Antara Nampak tidak sinarnya
Pepohon teguh berderetan
Melambai-lambai ayu daunnya
Bersama mengukir kesah petang ini

Mengimbau sekelumit rasa hati
Antara masa sesudah dan akan tiba
Mengundah hatiku sang perjalanan
Adakah mampu kukekali jalan ini

Adakah mampuku sampai ke destinasi
Tuhan beri aku arah pedoman
Mana petunjuk harus kutuju
Jangan disesati jalan itu.

31 jan 2012

MeNtAri MaGhFirAh



Guruh dilangit
Gelap kelam di ufuk berdiri
Mentari kian suram
Petanda tangisnya sang alam

Begitulah pengalamanku
Dihijab tabirnya gelap
Lewat dosa-dosa semalam
Tak kenal tak rasa
Hanya sekadar angan-angan

Dentuman guruh menyapa
Menakutkan alam sejagat
Begitulah takutnya aku
Pabila kekal dalam kesuraman

Menanti ku mentari maghfirah
Melewati pentas kelam ini
Agar bias damai qalbu ini
Tak lagi dikecam musuh diri

Ku yakin dan ku pasti
Saat itu kan menyimbahi
Dikala gugur hujan duniawi
Sirnalah cahya pelangi menyinari

26 jan 2012

Sunday, 14 July 2013

Nuansa Jiwa

Suram memaknai hariku
Seolahku diutus surat cinta
Bahwa mentari akan menjelma
Sepanjang musimku bercinta

Bertiga berkenalan jauh ke rimba
Meredah samudera berpenunggu tunggal
Tempat dituju tiada beza
hanya cara masing-masing tentu

Tiada dayaku menyedarkan
Tiada kesempatanku jelaskan
Terpulang nuansa jiwa dianugerah
Kau, Aku sama tapi berbeza kita

Persis air takkan putus talinya
Kesabaran batu kian terhakis
Ibtidaku tetap jadi satu
Takkan berganjak walau diasing

Kualunkan melodi riang
Kunyanyikan ia tidak lagi bening
Sinarku harapkan pasti menyusul
Bertahanlah menahan penderita
Selagi dunia masih bersisa

Sg Chongkak
14 Julai 2013


Saturday, 13 July 2013

Acuan Cinta

Bergolak kalbu ini
Seakan putus talinya
Walau hanya seketika
Mendengar kau berbicara

Bicaramu penuh makna
Membuka retro kisah hidupku
Kumenunggu dengan rela
Walau tersiat umur dunia

Bahasamu kubawa melodinya
Kesegenap pelusuk jiwaku
Membasah senyum menguntum rindu
Kontang pasti berlalu pergi

Kuyakini inilah acuannya
Kuhasrat  inilah khatamnya
Untuk keluar dari gelita jiwa
 Yang selama ini membelenggu

Kubiarkan kau melewati
Saat yang telahku bazirkan
Tiada gundah gulana
Acuan cintaku sebenarnya Dia
Dialah selamanya tautan dijiwa..

$ Julai 2013 KL



Friday, 5 July 2013

Lampu Alam



Kumemandang Terus
Dengan Kuasa Kerdipan
Tak Jemu Menyuluh
Siang Malam Bersilih
Tak Berganjak Berpaling

Duhai Lampu 
Dudukmu Angkuh
Gayamu Ampuh
Mencoba Merahmati
Sekalian Yang Alpa

Gemilanglah Dikau
Dikala Alam Gulita
Ditabir Silau Mata
Dikala Bercahaya Ceria

Kaulah Harapanku
Antara Nampak Dan Tidak
Kaulah Nafasku
Sentiasaku Butuhkan
Walau Tak Sinar Dimata
Dibalik Awan Kan tetap
Kau Terangi Aku.

10 April 2013 KL

Piatu Alam Fana



Berdetak Sayu
Hatiku Pilu
Mengenang Nasib
Aku Sang Piatu

Dikembara sayu
Sepi bertalu
Dibuli Hiba
Dinodai Kuberdosa

Tuhanku Pimpinlah
Aku Jauh Dari Disuluh
Aku Yatim Di Alam Fana
Menanti Belasmu Ehsan
Mendamba Maghfirahmu

Segala Kejadian
Tercipta Satu Rasa
Percaya Pada Kuasa
Diri Jangan Kecewa

Tak Terbanding
Yang Arif Juga Yang Muallim
Aku Hanya Insan Hina
Piatu Di Alam Fana.

Mac 2013 KL


Friday, 28 June 2013

kopi puisi



Ku sedar kau kasih
Jarak antara kita tidakkan pernah wujud
Teganya aku asingkan
Membatasi hawa suci cinta
Yang dibina teguh beralaskan azimat indah

Sempatkahku hirup aromamu
Laluku berdaya teguk manismu
Walau pahit berkalong derita
Kaulah hakikat nikmat azimat
Penyembuh luka amukan jiwa

Apabila tiba waktu bersemuka
Akanku luahkan gugusan cinta
Nyata hanya untukmu saja
Terimalah aku seadanya

Jangan dikhilafi pandanganku
Gelapmu butakanlah
Aromamu sebarkanlah

Nikmatmu curahkanlah
Hatta hampasmu lumurkanlah
Padaku si pemuja cinta
Keji diiring manusia
Bahkan indah di hati nurani.

Monday, 24 June 2013

LaLuAn INI..




Seperti sekala keadaannya laluan ini
Tiada berubah dari mula kewujudan
Sehingga habis hayatnya bernafas
Akibat rombakan pembangunan lestari
Janji dunia yang ingin membangun diri

Di laluan ini juga
Aku dan dirimu sentiasa lalu
Seiring denyut nadi yang bertawaf kenchang
Terkadang terkandas melonglai lemah empunya diri
Ramai yang terus terhenti tak mahu berganjak
Akibat tak endah tak cinta tak rindu
Pada jalan penuh jasa seluhur budi

Di laluan ini kita sering menyapa
Bergembira berseloka tentang nafsi
Tapi apakah semua itu turut sama dirasai
Oleh pandangan penunggu jalanan ini
Hati-hati melalui jalan ini kawan
Hati-hati mengguna ia sebagai jambatan abadi

Walau terelak dari runtuhan awan
Belum tentu terselamat dari simbahan air jalanan
Jangan dihampiri rapat jalan ini
Jika takut diri dibasahi
Basahnya mustahil untuk diredakan
Oleh hawa panas dunia biasa
Melainkan kau ketemu mentari 
Asalnya
Menghapus segala basah yang ada

Saturday, 22 June 2013

OLAHAN CINTA



Aku sering kesepian
Mengejar bayang –bayang cintaku
Mencuba menumpah kasih
Pada dia insan yang aku jumpa
Diranting harapan berbicara
Kini ku telah mengerti
Aku hanya membuang waktu
Dia penyebab parah lukaku
Sehingga membiarkan kau ditepi
Ku yakini kaulah hati
Mekar sudah kuntum hati
Dihujani titis cinta kita
Dan kau sering singgah disisi
Menata episod berdua bersama
Ku tafsiri inilah hakiki
Kisahku henti disini
Bersama dia penduga cinta
Menabur janji menerkam hati
Aku bebas dari cengkaman
Dan datang kau sebagai pengganti
19 Jun 2013

Saturday, 1 June 2013

TaBiR CiNtA ^^



TABIR CINTA

Telah lama ku diam
Bertahun ku tahan
Walau wajahmu tak ku bayang
Walau kalammu tak ku sapa
Nun di balik warna awan      
Tersirat sejuta angan

Itulah dia tabirnya,
Itulah dia helahnya
Menebal nipis sesuka maunya
Duhai kaseh bukankanlah
Duhai jiwa hancurkanlah
Tabir penghalang cinta ini
Agar terlepas segala duka
Agar terlaksana segala cita

Maka benderanglah nilam sari
Terbuka segala sirri
Masyhur  pada qalbu ini
Walau hidup berteman sepi
Tiada lagi tabir cinta ini.

~ 26 jan 2012 ~

Friday, 24 May 2013

Awan Kota

Berdesir liang romaku
Pujukan manja dewi nafas
Saatku jejak daerah jingga
Keseorangan menanti badai terhempas
Dikota ini muslihat menyimbah
Aku kuyup kejang kebasahan
Payungku bawa dibekali ayahanda
Tercarik ditengah jalan
Salahku tercuai tak hati-hati
Kuhirup udaranya dalam-dalam
Sesekali tersedak tersumbat debu
Dimana sapu tanganku bawa
Buat menutup rongga terbuka
Kudongak memandang kelangit
Suram durja seakan dimurka
Awan Kota tidakkan pernah sama
Senyumnya seribu makna
Suara kedengaran menyapa sayu
Kutoleh kiri dan kanan bahu
Rupanya datang dari tingkat bawah
Jelas senyumnya aku kenal amat
Walau tak pernah bersua muka
Setia menantiku sekian lama
23 mei 2013..

Wednesday, 10 April 2013

Wali Cinta

Mekar sakura sepanjang musim
Berkelopak merah putih syahdunya
Begitulah nikmatnya hari bahgia
Saat bersatu menjalin cinta

Berdua maka telah bersatu
Saat diawal kita bersua
Ku dan dirimu dipamit jiwa
Hingga mencapai agungan rasa
Mencipta suatu kerahmatan cinta

Kini saatnya telah tiba
Kini tikanya telah nyata
Ku dan dirimu terkabul jua
Bersaksikan wali wali cinta

Mohon dipelihara akad ini
Cobaan mendatang ranjau menduri
Segala rintangan samalah hadapi
Moga hari-hari kekal bersemi

Tamat sudah kembara ini
Tiada lagi yang menghalangi
Dambaanku telah mendatang kemari
Saat pelukan tika menyatu
Kau dan aku selamanya satu.

tonton video : klik sini